Tinjau Lokasi Rehabilitasi sawah di aceh Tamiang, BRMP Ruminansia Kecil Bersiap Gelar Tanam Perdana
Aceh Tamiang – Sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana banjir, BRMP Ruminansia Kecil melaksanakan peninjauan lokasi yang akan menjadi titik pelaksanaan tanam perdana di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (27/6).
Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan lahan yang sebelumnya terdampak banjir dan kini telah melalui proses rehabilitasi sehingga dapat kembali dimanfaatkan sebagai lahan produktif. Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi lapangan sekaligus menyusun langkah teknis pelaksanaan tanam perdana sebagai simbol dimulainya kembali aktivitas budidaya pertanian di wilayah tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Akmalul Hadi, S.AP., M.AP., Plt. Kepala BRMP Ruminansia Kecil, Muhammad Syawal, S.Pt., M.Si., Ketua Tim Kerja Penyuluhan Aceh Tamiang, Kiki Hermawan, S.TP., bersama jajaran penyuluh pertanian Kabupaten Aceh Tamiang, tim BRMP PKH, serta tim BRMP Ruminansia Kecil.
Selama peninjauan, rombongan meninjau langsung kondisi lahan hasil rehabilitasi, berdiskusi dengan penyuluh di lapangan, serta mengevaluasi kesiapan sarana pendukung yang akan menunjang keberhasilan pelaksanaan tanam perdana. Sinergi antara pemerintah pusat, penyuluh, dan pemangku kepentingan daerah menjadi faktor penting dalam memastikan proses pemulihan berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Plt. Kepala BRMP Ruminansia Kecil, Muhammad Syawal, menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal sehingga pelaksanaan tanam perdana dapat memberikan semangat baru bagi para petani dalam menghidupkan kembali sektor pertanian pascabencana.
Melalui kegiatan ini, BRMP Ruminansia Kecil berharap proses rehabilitasi tidak hanya memulihkan kondisi lahan, tetapi juga memperkuat ketahanan pertanian masyarakat. Tanam perdana yang akan segera dilaksanakan diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor pertanian Aceh Tamiang sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan pertanian yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan.